10 pulau paling indah untuk dikunjungi di Indonesia

”Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
S’lalu dipuja-puja bangsa”

Kali ini aku pengen ngebahas tentang keindahan Indonesia.. terutama pulau-pulaunya. Mungkin sebagian orang belum tahu keindahan pulau-pulau tersebut dan sekali lagi.. semuanya itu ada di Indonesia.. Gak usah jauh-jauh ke Phuket di Thailand atau ke Hawaii deh, coba jelajahin dulu yang ada di Indonesia, gak kalah menarik lho, Bule aja doyan, masa kita orang Indonesia gak doyan.

10. Pulau Umang

Pulau Umang terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten, dan dapat ditempuh kurang lebih 4 jam perjalanan dari Jakarta. Pulau kecil nan cantik ini dibuka untuk umum dengan konsep resort & spa. Yang menarik di tempat ini adalah kita dapat melakukan berbagai macam olahraga air (seperti snorkling, jet ski dan banana boat) karena ombak di sini relatif tenang yang disebabkan letak pulau tidak langsung menghadap laut lepas. Fasilitas yang perlu dicoba tentu adalah spa, pasti beda deh dengan spa di perkotaan, karna di sini kita menjalani spa sembari menghirup udara laut nan segar.

9. Pulau Komodo

Pulau Komodo masuk ke daftar ini karena pulau ini termasuk ke dalam Situs Warisan Dunia yang diakui oleh UNESCO, di mana tempat ini merupakan habitat komodo satu-satunya di dunia. Pulau ini terletak di ujung barat Nusa Tenggara Timur dan berbatasan dengan Nusa Tenggara Barat. Di sini selain dapat melihat kehidupan reptil purba tersebut kita juga dapat menikmati keindahan bawah lautnya. Menarik bukan?

8. Pulau Tidung

Buat yang tinggal di Jakarta gak usah jauh-jauh dulu cari lokasi wisata pantai dan laut yang indah. Pulau Tidung yang terletak di Kepulauan Seribu ini cocok untuk dicoba. Air lautnya yang masih jernih dan terumbu karang yang cukup bagus menjadi daya tarik utama. Kita juga bisa keliling pulau naik sepeda lho. Asyik kan! Yah pokoknya jadi alternatif wisata murah meriah deh buat yang bosen ke mall terus pas weekend di Jakarta.

7. Pulau Sempu

Pulau yang terletak di sebelah selatan kota Malang ini terkenal dengan danaunya yang berpasir putih (Segara Anakan) yang langsung terhubung dengan laut yang dibatasi tebing karang. Pulau ini tidak berpenghuni sehingga masih asri dan alami. Cocok untuk para petualang sejati.

6. Pulau Lombok

Bagi para turis mungkin Pulau Lombok sudah menjadi Bali kedua. Keindahan pantainya tidak kalah dengan pantai di Bali. Di Lombok juga ada pantai Kuta. Tentu beda dengan pantai Kuta yang di Bali, tapi soal pemandangan gak kalah indahnya kok. Oh iya.. untuk pecinta olahraga surfing tempat ini sangat-sangat recommended deh, udah sering banget diadain surfing competition di sini.

5. Pulau Karimun Jawa

Mungkin lebih cocok dinamakan Kepulauan Karimun Jawa karena terdiri dari 27 pulau dengan 5 pulau berpenghuni. Mirip-mirip dengan Kepulauan Seribu di sebelah utara Jakarta. Kepulauan ini terletak di sebelah timur laut kota Semarang. Tempat ini menawarkan keindahan pantai dan terumbu karangnya.

4. Pulau Derawan

Pulau yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur ini sering disebut dengan pulau penyu karna merupakan habitat langka penyu hijau dan penyu sisik. Pulau ini sangat indah dengan gradasi biru dan hijau, paduan warna laut dan lumut yang memukau. Sangat cocok untuk lokasi diving dan menjadi salah satu tempat diving favorit selain Bunaken.

3. Pulau Bunaken

Bunaken merupakan salah satu tujuan wisata utama di Indonesia. Terletak di Sulawesi Utara, tidak jauh dari Manado. Tempat ini terkenal dengan Taman Laut Bunaken, di mana kita bisa melakukan diving dan melihat keindahan kehidupan bawah laut dengan sistem rantai makanan yang sempurna. Pengen dong ngerasain nyelam sampai kedalaman 100 meter, melihat warna warni terumbu karang dan biotanya dengan air laut yang hangat khas tropis, wow!

BACA JUGA: Pengertian rantai makanan.

2. Pulau Raja Ampat

Pernah denger gak namanya? Mungkin bagi sebagian orang kurang familiar yah namanya. Pulau Raja Ampat terletak di Papua Barat. Tempat ini sangat eksotis dan menyimpan sejuta keindahan bawah laut. Mirip2 sama Phuket Island di Thailand deh. Serasa jadi Leonardo di Caprio di film The Beach. Tempat ini sangat-sangat recommended buat yang suka diving dan bisa menjadi alternatif pilihan selain Bunaken.

1. Pulau Bali

Jelas nomor satunya pasti Pulau Bali. Orang bule aja kalo ditanya tentang Indonesia pasti ngomonginnya Pulau Bali. Pulau nan eksotis dengan julukan Pulau Dewata ini memang menyimpan beragam keindahan alam dan budaya. Kalo cuman punya 3 hari untuk kelilingin pulau ini rasanya kurang deh, karena tempat wisatanya yang bisa dikunjungi banyak banget, apalagi wisata pantainya. Suasana di malam hari juga gak kalah menarik, terutama di daerah Kuta.

Surga-surga tersembunyi di Sumatera Barat

Sumatera barat adalah provinsi yang terkenal akan makanan nya yang lezat, budayanya dan alamnya yang Indah. Berikut surga-surga tersembunyi yang ada di Sumatera Barat:

Pulau Pasumpahan

Pulau pasumpahan adalah pulau cantik dengan pasir lembut dan air yang jernih, yang siap akan memanjakan mata kamu. Terletak di kecamatan Bungus, Teluk kabung, Kota Padang. Untuk mencapai pulau pasumpahan kamu harus menaiki perahu sekitar 15-20 menit.

Di pulau Pasumpahan kamu bisa Snorkling, bermain beberapa wahana water sport, bermain volli, camping dan kamu bisa mendaki bukit setinggi 100m di sana.

Kawasan Mandeh

Kawasan Mandeh terletak di kecamatan koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Selain bentuknya yang indah kawasan Mandeh juga cocok untuk melakukan berbagai kegiatan atraksi wisata seperti: snorkling, scuba diving, camping, sky air, banana boat, memancing dan kegiatan pariwisata lainnya.

Keindahan bawah laut dikawasan itu juga menakjubkan dan dipercantik lagi dengan keberadaan terumbu karang yang masih sangat terjaga dan bangkai kapal Belanda yg tengggelam dikawasan itu. Kapal itu bernama Boelongan, tenggelam pada zaman penjajahan dahulu.

Lembah Harau

Lembah Harau merupakan lembah yang subur terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, Berada sekitar 138 km dari kota Padang.

Di lembah harau terdapat beberapa air terjun yaitu: sarasah bunta, sarasah murai, sarasah Aie Luluih. Selain Air terjun di harau juga ada Taman untuk tempat bersantai yang di lengkai dengan wahana air, kebun binatang dan panjat tebing.

Padang Mangateh

Padang mangateh disebut juga New Zealand-nya Indonesia. Hamparan padang rumput yang luas, sapi-sapi yang berkeliaran mencari makan, di kelilingi oleh bukit-bukit dan udara yang sangat sejuk, pasti lah membuat kita yang dating kesan menjadi terkagum-kagum.

Air terjun Lubuak batang

Air Terjun Lubuk Batang terletak di Jorong Koto Bangun, Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota. Air Terjun Lubuk Batang memang belum terekspos ke masyarakat luas, hanya warga sekitar saja yang tahu karena tempatnya yang tersembunyi dan jauh dari akses jalan utama. Tapi sekarang orang-orang sudah banyak yang tahu dan ingin pergi ke sana.Air terjun ini memang unik dan indah.

Unik dikarenakan terletak di antara dua tebing batu yang mengapit dan ada pasirnya di tengah-tengah lokasi air terjun dan pasirnya sama halnya dengan pasir pantai yaitu putih bersih dan halus hingga kita bisa membenamkan diri di dalamnya bahkan bisa buat kemping dilokasi ini, unik banget.

Gimana sangat menarikkan? Jadi tunggu apa lagi? ayo kunjungi Sumatera Barat!

Istanbul: Where East meets West

“If the whole Earth were a single state, Istanbul would be its capital.”

Napoleon mengeluarkan pernyataan di atas karena melihat letak geografis kota Istanbul yang sangat strategis. Istanbul terletak ditengah-tengah “Old World” yaitu Eropa, Asia Tengah dan Afrika Utara. Di masa lalu kota ini menjadi pusat perdagangan dunia dan menjadi pertemuan berbagai agama dan budaya.

Berbagai bangsa dan kekaisaran silih berganti menguasai kota yang pernah menjadi pusat pemerintahan Imperium Romawi, Byzantium, Latin dan Ottoman. Keseluruhan kota Istanbul lama (Constantinople) dikelilingi oleh benteng (city wall). Saat ini wilayah tersebut bernama Fatih District.

Hagia Sophia Museum

Istanbul merupakan satu-satunya kota di dunia yang letaknya berada diantara dua benua yaitu Eropa dan Asia, kaya akan peninggalan bersejarah. Salah satu situs yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Museum Hagia Sophia.

Dengan kubah berdiameter 31 meters, Hagia Sophia menjadi gereja katedral terbesar di dunia selama lebih dari seribu tahun, sebelum diubah menjadi masjid pada tahun 1453, seiring jatuhnya Constantinople ke tangan Dinasti Ottoman. Setelah berfungsi sebagai masjid selama hampir lima abad, sejak tahun 1934 Hagia Sophia dijadikan museum.

Jatunya kota Constantinople ke tangan Ottoman salah satunya terjadi atas tokoh terkenal yang bernama Muhammad Alfatih atau disebut juga dengan sebutan “Mehmed II”.

Inside the Hagia Sophia

Tak jauh dari Hagia Sophia, bisa dilihat Sultan Ahmet Camii, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Blue Mosque. Masjid yang didirikan mulai tahun 1609 sampai 1616, sampai sekarang masih tetap berfungsi sebagai mesjid sekaligus menjadi obyek wisata yang populer, di mana para turis bisa masuk ke dalam mesjid, diluar saat sholat lima waktu. Nggak cuma turis muslim saja yang boleh masuk ke Blue Mosque, turis yang beragama nonmuslim juga boleh.

‘Blue Mosque’ yang indah menawan

Waktu terbaik untuk mengunjungi Istanbul adalah sekitar bulan April, saat di mana bunga tulip bermekaran. Bunga tulip yang selama ini identik dengan Belanda, menurut asal-usulnya dibawa ke Belanda dari Turki.

Bunga tulip di Istanbul

Salah satu yang wajib dilakukan di Istanbul adalah mengunjungi Istana Topkapi. Istana ini di masa lalu merupakan pusat pemerintahan sekaligus tempat tinggal sultan. Istana Topkapi didirikan pada tahun 1466-1478 oleh Sultan Mehmet II. Setelah kejatuhan Kesultanan Ottoman, istana ini kemudian dijadikan museum. Di dalam museum ini, dapat ditemukan barang-barang peninggalan Nabi Muhammad dan para sahabat, seperti pedang dan pakaian.

Istana Topkapi

Yang juga nggak boleh dilewatkan adalah Bosphorus cruise, menikmati kota Istanbul dari kapal menyusuri selat Bosphorus, dengan disambut oleh burung camar yang seolah ikut mengiringi perjalanan.

Bosphorus cruise

Kota Istanbul bisa dibilang kota seribu menara di mana disetiap sudut kota biasa ditemui masjid dengan menara (minaret) yang berbentuk khas dengan ujung lancip bagaikan misil yang siap diluncurkan.

Scenery from the boat

Untuk berbelanja oleh-oleh, anda bisa pergi ke Grand Bazaar, yang merupakan shopping mall pertama di dunia dan telah menjadi pusat perbelanjaan utama di Turki sejak 1460-an.

Grand Bazaar, the worlds oldest covered market

Untuk urusan kuliner, kita bisa menikmati sajian khas Turki seperti kebab. Tidak seperti di kota-kota lain di Eropa, di Istanbul umat muslim tidak perlu was-was akan kehalalan makanan disini karena hampir semua penduduk Turki adalah muslim.

Warung Kebab

Selain kebab, banyak juga ditawarkan aneka hidangan laut, salah satunya Balik Ekmek atau terjemahannya roti dan ikan, yang dijajakan dari atas perahu yang bersandar di pinggir laut.

Warung Roti & Ikan Terapung

Untuk jalan-jalan berkeliling Istanbul bisa dilakukan dengan menggunakan trem, yang merupakan public transport utama disana. Jakarta, yang merupakan salah satu sister city Istanbul, juga pernah punya jenis transportasi ini pada jaman kolonial Belanda. Ada baiknya trem dihidupkan lagi di Jakarta untuk mengatasi kemacetan yang akut. Dibandingkan busway, trem mempunyai daya angkut yang lebih banyak, lebih ekonomis dan bebas emisi.

Tram in Istanbul

Investasi untuk membangun jalur tram lebih murah daripada bikin monorail atau subway, tinggal pasang rel dan kawat listrik. Umur operasi kereta trem juga lebih lama dibandingkan bus busway yang sering terlihat mogok. Sebagai contoh di Istanbul trem dari jaman baheula masih tetap beroperasi sampai sekarang.

Sumatera Barat Juga Punya Istana

Kalau di pulau Jawa sudah banyak istana yang kita kenal peningglana sejarah masa lalu. Begitu juga di daerah Sumatera Barat. Ada sebuah istana yang dikenal dengan istana Basa atau istana Pagaruyung. Letaknya di kecamatan Tanjung Emas, kota Batusangkar, kabupaten Tanah Datar. Istana ini sebetulnya hanya sebuah replika saja karena yang aslinya yang ada di bukit Batu Patah sudah terbakar akibat kerusuhan tahun 1804. Kemudian dibangun kembali namun naas terbakar sekitar tahun 1966. Untuk membangun kembali istana ini dilakukan peletakan tunggok tuo (tiang utama) 27 Desember tahun 1976. Dibangunnya tidak di tempat yang aslinya tapi di lokasi baru.

Kalau berbicara istana, aku suka sekali. Mengapa? Karena aku selalu membayangkan keadaan saat ada istananya dan masih berlangusng kegiatan di sana saat kerajaaan masih berjaya. Dari isi istana tentunya ada cerita yang menarik. Jadi saat aku berkunjung ke istana Pagaruyung ini tentunya aku antusiaas untuk mendengarkan banyak hal dari pemandu wisatanya. Waktu datang aku kagum dengan kemegahannya. Dari gerbang terlihat bangunan khas Minang yang berdiri kokoh dengan dua bangunan lumbung di sisi kiri dan kanannya. Memasuki istana sepatu harus dilepas dan ditaruh di dalam plastik dan disimpan di penyimpana sepatu. Oh ya sebelum lupa, selain terlihat gagah istananya di sekelilinginya akan terlihat alamnya yang asri sekali, ada bunga melati, hijau di mana-mana membuat mata tak putus-putusnya mengagumi keindahan alam.

Istana ini terdiri dari empat lantai. Arsitektur istana ini mempunyai ciri khusus dibanding dengan rumah gadang umumnya, di mana bangunan fisiknya terdapat ukiran falsafah dan budaya Minangkabau. Prinsipnya istana ini ada dua unsur utama yaitu unsur utama dan unsur penunjang. Untuk unsur utama terdapat batu tapakan yang letaknya di bawah jenjang untuk mencuci kaki sebelum naik ke istana. Juga terdapat singgasana yang sejajar dengan pintu masuk. Singgasana ini dilingkari oleh banyak tirai . Di sini budo kanduang duduk dan melihat siapa yang datang atau yang belum datang bila ada rapat. Bilik adalah kamar-kamar dari putri raja. Lantai dasar terdapat semua kamar dari putri, raja dan ratu . Kamar-kamar ini bentuknya terbuka dan kita bisa melihat detailnya. Dari meja riasnya tempat tidurnya,dan lemari yang rapih tersimpan di sana dengan kain tirai yang warna warni. Di lantai dua dan tiga ada banyak peninggalan kerajaan . Berbagai macam keris, cincin perhiasan sampai alat-alat dapur yang ada waktu kerajaan dulu. Di lantai empat semacam loteng tempat untuk meditasi. Katanya lantai empat ini tempat berkmpulnya arwah-arwah raja-raja jaman dulu.

Unsur penunjangnya berupa dapur yang punya dua ruang. Ruang kanan untuk memasak dengan alat-alat dapur tradisional dan yang kiri tempat para dayang . Surau terletak di belakang istana sebagai tempat solat, belajar mengaji dan tempat tidur putra raja yang sudah akil baliq. Dan anak-anak ini dididik tentang undang-undang adat, hukum, seni budaya, sejarah dan bela diri. Rangkiang Patah Sembilan unuk penyimpanan padi juga sebagai simbol kemakmuran. Tabuah larangan, yang pertama tabuah Gaga Di Bumi dibunyikan jika ada peristiwa besar sedangkan yang kedua adalah Mambang Diawan untuk memanggil dewan empat menteri untuk rapat. Dan yang terakhir adalah taman istana Baso melambangkan potensi dan fasilitas daerah di mana Minangkabau berada agar lebih populer, dihormati, lebih beguna dari berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Nah, itulah istana yang patut dikunjungi. Indah alam yang ada di sekelilingnya dan banyak cerita menarik yang melatarbelakangi seluk beluk sejarah istana dan banyak makna dan filsafat di dalamnya. Daya tarik luar biasa dari istana Pagaruyung, tak kalah dengan istana-istana yang terdapat di pulau Jawa.