Giat Bersedekah Di Bulan Ramadhan

Harta yang kita miliki di dunia ini, seluruhnya adalah pemberian-Nya, dan kita telah diperintahkan untuk menyisihkan sebagian harta kita untuk diberikan kepada yang berhak menerima. Dan Allah juga telah berjanji, bahwa jika kita bersedekah, harta kita tidak akan berkurang, tapi justru akan semakin ditambah oleh Allah, sebaliknya, jika kita enggan untuk bersedekah, Allah mengancam akan mencabut semua yang kita miliki kapanpun yang Dia mau. Oleh karena itu, marilah kita perbanyak bersedekah di Bulan Ramadhan ini, tak harus dalam jumlah yang besar, asalkan dengan niat ikhlas untuk bersedekah karena Allah dan hanya ingin memperoleh ridho-Nya.

Bersedekah di Bulan Ramadhan tentunya memiliki nilai dan keutamaan sendiri. Karena bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Di bulan Ramadhan, Allah SWT melipatgandakan puluhan bahkan ratusan kali lipat pahala dari amal kebaikan dan ibadah yang dilakukan umat muslim, sekecil apapun itu. Termasuk amalan sedekah. Sedekah bisa menjadi salah satu amalan di Bulan Ramadhan yang mendatangkan begitu banyak rahmat, pahala, dan ampunan dari Allah SWT.

Sejak kita duduk di bangku Sekolah Dasar, kita diajarkan untuk berusaha memperbanyak sedekah, karena salah satu keutamaan sedekah, selain sebagai amal ibadah, juga menjadi sarana untuk memperlancar rezeki. Dengan bersedekah, Allah akan melipatgandakan 10x lipat dari nilai sedekah yang dikeluarkan.

Saya jadi teringat akan salah satu ajaran yang diberikan oleh Ust. Yusuf Mansyur, yaitu Matematika Sedekah. Kurang lebih seperti ini yang diajarkan dalam Matematika sedekah : Jika 10 dikurangi 3, hasilnya adalah 37. Jika dianalogikan, jika kita punya uang Rp 100.000, kemudian kita bersedekah Rp 30.000, maka harta yang kita miliki akan menjadi Rp 370.000. Mengapa begitu? Karena dalam sedekah, setiap sedekah yang kita keluarkan akan dilipatgandakan 10x lipat oleh Allah.

Ada yang sudah membuktikannya langsung, tapi banyak juga yang mengkritik. Ada yang mengatakan tak perlu untuk terlalu diperhitungkan dalam bersedekah, karena nantinya seseorang akan berorientasi pada hasil materi dalam bersedekah, yang penting niatnya ikhlas dalam hati. Ada juga yang tidak terlalu percaya dengan hitung-hitungan seperti diatas, karena semua itu adalah rahasia Allah.

Terlepas dari semua tanggapan tentang Matematika Sedelah tersebut, kita dapat mengambil pelajaran, bahwa memang segala apa yang terjadi di dunia ini adalah kehendak dan rahasia Allah semata. Allah hanya memberikan petunjuk kepada umat-Nya, agar mereka mau brlajar untuk lebih memahami tentang petunjuk yang diberikan Allah. Dan dalam masalah sedekah ini, Allah memang telah menjanjikan untuk melipatgandakan setiap sedekah yang dikeluarkan oleh umat-Nya. Tapi tidak ada yang tahu persis, apakah sesuai seperti Matematika Sedekah atau tidak, termasuk kapan dan dimana ganjaran sedekah akan diberikan oleh Allah. Apakah langsung di dunia ini atau kelak di akhirat. Hanya Allah yang tahu. Dan jika ternyata ada yang mengalami sesuai dengan Matematika Sedekah, itu juga sudah kehendak-Nya untuk memberikan rezeki kepada orang tersebut. Dan sebaiknya kita juga banyak berdoa untuk mendapatkan limpahan rezeki dari-Nya.

Selain menjadi sarana untuk dapat memperlancar rezeki, sedekah juga banyak memiliki manfaat & keutamaan, Apa saja itu?

  1. Sedekah dapat menjadi penolak bala
  2. Sedekah dapat mengurangi jurang pemisah antara si kaya dan si miskin
  3. Sedekah dapat menjadi sarana silaturahmi antara yang memberi dan yang menerima
  4. Sedekah menjadi pelebur dosa dan kekhilafan
  5. Sedekah mengajarkan untuk tidak kikir, mau berbagi dengan sesama, dan menghilangkan sifat egois

Nah, dengan begitu banyaknya manfaat & keutamaan sedekah, sebagai umat muslim, tentulah sebaiknya kita tidak malas untuk bersedekah, terutama di Bulan Ramadhan ini. Kita harus lebih giat lagi untuk bersedekah, dan menjalankan amalan-amalan ibadah lainnya, tentunya dibarengi dengan niat yang tulus dan ikhlas karena Allah semata & tanpa tendesi apa-apa. Insyaallah, di Bulan Ramadhan ini kita akan mendapat banyak rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

Ngabuburit Dengan Menjadi Pengurus Masjid

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Di bulan ini, Allah SWT melipatgandakan setiap amal ibadah dan amal kebaikan yang dilakukan oleh umat-Nya. Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan, pasti Allah akan melipatgandakan pahala untuk kita. Ada banyak hal bernilai ibadah yang bisa kita lakukan, misalnya dengan mengaji, bersedekah, memberi makan & minuman untuk berbuka bagi orang yang berpuasa, bahkan dengan Ngabuburit sekalipun, bisa bernilai ibadah juga lho? Iya, Ngabuburit. Sambil menunggu waktu untuk berbuka puasa, kita juga bisa melakukan hal-hal positif untuk sesama, dan Insyaallah bernilai ibadah jika kita melakukannya dengan ikhlas.

Lalu, seperti apa yang dinamakan Ngablogburit yang bisa menjadi nilai ibadah? Begini, jika biasanya Ngabuburit diisi dengan kegiatan yang sudah banyak orang lakukan, misalnya dengan jalan-jalan, atau hanya sekedar bersantai di rumah, kenapa tidak kita coba dengan melakukan hal yang mungkin orang jarang melakukan. Misalnya dengan menjadi pengurus Masjid.

Baca juga: Manfaat kurma yang luar biasa untuk kesehatan.

Mungkin sebagian dari kita tidak pernah terpikir untuk menjadi pengurus masjid. Tapi kenapa tidak kita coba saja? Selain menambah ilmu & pengalaman, kita juga dapat berbuat sesuatu yang positif untuk sesama. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan dengan menjadi pengurus masjid. Semisal menjadi muadzin (mengumandangkan adzan), membersihkan masjid, menyiapkan prasarana untuk sholat berjamaah, atau dengan ikut menyiapkan hidangan takjil untuk berbuka puasa.

Menjadi seorang pengurus masjid, bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Mungkin diantara kita, masih ada yang sedikit menyepelekan tugas dari seorang pengurus masjid. Tapi apakah kita bisa seperti mereka? Terutama untuk kaum muda, yang seperti kita ketahui sekarang ini lebih mengutamakan gengsi daripada melakukan hal yang sebenarnya positif untuk dirinya dan sesama, tapi karena alasan status sosial, mereka tidak melakukannya.

Nah, di momen bulan Ramadhan ini, alangkah bijaknya jika kita, terutama kaula muda bisa melakukan hal positif dan insyaallah bernilai ibadah. Salah satunya yaitu Ngabuburit dengan melakukan kegiatan di masjid. Hitung-hitung juga menjadi pengingat dan penyemangat kita untuk berusaha selalu menyempatkan diri mendatangi masjid dan beribadah di masjid. Dan bukankah Allah akan senang jika ada umat-Nya yang beribadah di rumah-Nya dan masih peduli untuk menjaga dan merawatnya. Daripada kita hanya Ngabuburit dengan kegiatan-kegiatan yang biasa saja, kenapa tidak mencoba melakukan kegiatan yang tidak biasa, namun tetap bersifat positif bahkan dapat bernilai ibadah.

Kita bisa mulai Ngabuburit dengan mendatangi masjid sebelum sholat Ashar berjamaah dilaksanakan, kemudian membantu membersihkan masjid, menyiapkan prasarana untuk sholat berjamaah, & jika di masjid tersebut menyediakan takjil untuk berbuka puasa, kita dapat membantu menyiapkannya. Kemudian setelah berbuka puasa kita melaksanakan sholat maghrib berjamaah, diteruskan dengan sholat isya berjamaah & sholat taraweh, lalu tadarus Al Quran di masjid.

Betapa banyak hal positif dari Ngabuburit yang kita lakukan dengan menjadi pengurus masjid. Walaupun tidak setiap hari kita lakukan, tapi setidaknya di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, masih ada hal positif yang bisa kita lakukan, dan semoga dicatat oleh Allah sebagai amal kebaikan.